ISTIGHOSAH DALAM RANGKA MEMPERINGATI TAHUN BARU ISLAM 1435 H - 15/11/2013 JADWAL SIDANG HARI SELASA - 27/11/2012 JADWAL SIDANG HARI SELASA TANGGAL 20 NOVEMBER 2012 - 20/11/2012 JADWAL SIDANG HARI RABU - 21/11/2012 JADWAL SIDANG HARI SENIN - 19/11/2012
kantor kejari-jaktim
Jl. D I PANJAITAN BY PASS JATINEGARA
JAKARTA TIMUR
TELEPON : 021-819 6007 / 819 1909
Home » Kejari Jakarta Timur

Kejari Jakarta Timur

SITUASI UMUM

a.    EKSTERN

Wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur meliputi Kotamadya Jakarta Timur yang secara administratif terdiri dari 10 (sepuluh) Kecamatan dan 65 (enam puluh lima) Kelurahan. Adapun Kecamatan yang dimaksud adalah :

1.    Kecamatan Jatinegara
2.    Kecamatan Matraman
3.    Kecamatan Pulogadung
4.    Kecamatan Pasar Rebo
5.    Kecamatan Cakung
6.    Kecamatan Kramat Jati
7.    Kecamatan Makasar
8.    Kecamatan Duren Sawit
9.    Kecamatan Cipayung
10.    Kecamatan Ciracas

        Letak dan posisi wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dapat dikatakan berada pada daerah penyanggah dengan Propinsi Jawa Barat, dengan wilayah sebagai berikut:

  • Sebelah Utara dengan wilayah / daerah Kotamadya Jakarta Utara ;
  • Sebelah Timur dengan wilayah / daerah Kotamadya Bekasi dan Kabupaten Bogor 
  • Sebelah Selatan dengan wilayah / daerah Kotamadya Jakarta Selatan ;
  • Sebelah Barat dengan wilayah / daerah Kotamadya Jakarta Pusat ;

Penduduk yang bertempat tinggal maupun yang melakukan kegiatan sehari-harinya diwilayah hukum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur sangat heterogen dengan berbagai komunitas dan pemukiman yang beberapa diantaranya bersifat kumuh, ditambah lagi dengan tersebarnya tempat-tempat yang rawan sosial seperti Terminal Bus dan Stasiun Kereta Api. Kondisi ini sangat berpotensi akan timbulnya setidak-tidaknya dapat memicu terjadinya tindak kriminal yang pada gilirannya akan menjadi pekerjaan aparat penegak hukum termasuk Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur terdapat / berlokasi Instansi Aparat Penegak Hukum atau yang berkaitan dengan masalah penegakan hukum, keamanan dan ketertiban umum, yaitu :
  • Pengadilan Negeri Jakarta Timur
  • Polres Metro Jakarta Timur
  • Mahkamah Militer II - 08 Jakarta Timur
  • Komando Distrik Militer (KODIM) 0505 / BS
  • Lapangan Udara (Lanud) AU Halim Perdana Kusumah

Salah satu instansi yang merupakan mitra kerja langsung dari Kejaksaan adalah Polres Metro Jakarta Timur yang membawahi 10 (sepuluh) Polsek sesuai dengan pembagian Kecamatan seperti telah dikemukakan diatas.

Di forum Kemuspidaan yang merupakan wadah Musyawarah Pimpinan Daerah atau yang lebih dikenal dengan forum Muspiko, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur selalu ikut secara aktif baik dalam rapat-rapat Muspiko maupun kegiatan lainnya. Pejabat saat ini menjadi anggota Muspiko maupun yang selalu dilibatkan secara aktif dalam forum ini adalah :



  • Walikota Jakarta Timur                : Drs. H. MURDANI, SH
  • Kajari Jakarta Timur                     : NULIS SEMBIRING, SH. MH
  • Kapolres Metro Jakarta Timur    : KOMBES Pol. Drs. HASANUDDIN, SH. MH
  • Dan Dim 0505 / BS                       : Letkol (inf) HERMAN ASARIBAB
  • Ketua PN Jakarta Timur     : 
  • Komandan TNI AU Halim PK     : MARSMA BOY SYAHRIL QAMAR

Berangkat dari situasi dan kondisi Daerah Kotamadya Jakarta Timur baik dari faktor geografi dan letak daerah yang berbatasan langsung dengan Kotamadya/daerah Bekasi dan Bogor sebagai daerah penyanggah, maupun dari segi heterogenitas penduduk serta mempunyai strata kehidupan sosial yang sangat beragam menyimpan suatu tingkat kerawanan yang tinggi. Dihadapkan dengan krisis berkepanjangan di segala bidang, bukan tidak mungkin akan memicu semakin tingginya tingkat kriminalitas baik secara kualitas maupun kuantitas. Situasi dan kondisi tersebut mutlak perlu dipahami, dikuasai dan antisipasi oleh Kajari, baik sebagai Pimpinan Instansi Penegak Hukum maupun selaku anggota Pimpinan Kotamadya (Muspiko)

Situasi dan kondisi eksteren tersebut sudah barang tentu tidak dapat dilepaskan dengan masalah interen terutama sumber daya manusia yang masih menuntut perhatian yaitu masalah disiplin, integritas kepribadian dan profesionalisme khususnya para Jaksa.

Dari segi pelaksanaan tugas yang dibebankan dan dipercayakan, secara umum dapat dikatakan telah dapat dilaksanakan dan diselesaikan dan relatif tidak ditemukan hambatan yang bersifat prinsipil, baik dibidang Pembinaan, tugas-tugas Intelijen maupun dalam hal penanganan dan penyelesaian perkara, baik Tindak Pidana Umum, Tindak Pidana Khusus maupun dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Namun demikian, dihadapkan dengan era globalisasi dan tuntutan keterbukaan diikuti tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pada semua bidang tetap menuntut dalam rangka meningkatkan kinerja. Di bidang Pembinaan, masalahnya disiplin sesuai dengan ketentuan kepegawaian perlu diberikan prioritas yang pertama dan utama. Di bidang Intelijen, keaktifan dan kepekaan dalam melakukan kegiatan dan operasi Intelijen serta kecermatan dan ketepatan dalam membuat analisa yang didukung dengan administrasi Intelijen perlu lebih dimotivasi dan ditingkatkan sehingga pada gilirannya Kajari selaku user selalu dalam keadaan well informed. Sementara di bidang Tindak Pidana Umum dan Tindak Pidana Khusus terutama penanganan dan penyelesaian perkara perlu mendapat perhatian terutama peningkatan pengetahuan teknis. Sedangkan dibidang Datun tugas klasik yang tetap relevan adalah menyebarluaskan dan mensosialisasikan tugas dan fungsi Datun dalam kaitannya dengan Jaksa Pengacara Negara yang secara stimulan meningkatkan profesionalisme dibidang Datun sehingga masyarakat/lembaga/Badan Pemerintah akan menaruh kepercayaan penuh kepada Kejaksaan sebagai Pengacara Negara.

Situasi dan kondisi wilayah Kotamadya Jakarta Timur sebagaimana diuraikan diatas ditengah himpitan ekonomi yang tidak menentu merupakan salah satu potensi kerawanan yang dapat memicu terjadinya tindak kriminal.

Untuk mengantisipasi kecenderungan perkembangan tersebut perlu lebih meningkatkan dan memotivasi tugas-tugas Intelijen khususnya kegiatan Intelijen, baik didalam rangka Pul Baket maupun tukar menukar informasi dalam wadah Bakorinda atau sesama aparat penegak hukum serta operasi Intelijen Yustisial dalam rangka pengungkapan kasus Tindak Pidana Korupsi.

Dalam hal penanganan perkara baik Pidana Umum maupun Pidana Khusus, pembenahan administrasi perlu lebih ditingkatkan seiring dengan peningkatan keterampilan dan pengetahuan teknis dan integritas kepribadian guna menyongsong tantangan tugas yang semakin berat dan beragam.

Dibidang Datun, disamping tugas-tugas yang belum terselesaikan berupa penagihan uang pengganti, sosialisasi tugas dan fungsi Datun dengan penekanan tumbuhnya kadar kepercayaan dipihak klien bahwa Kejaksaan memang telah siap dan mampu mengemban tugas sebagai Pengacara Negara, perlu ditingkatkan dan diperluas.

Berhasil atau tidaknya tugas-tugas sebagaimana disebut diatas akan terpulang kepada masalah sumber daya manusia yang handal, untuk itu masalah pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia yang menyangkut disiplin pegawai di lingkungan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur seyogyanya diberikan perhatian utama.


SILVIA DESTY ROSALINA, SH, MH
KEPALA SEKSI TINDAK PIDANA KHUSUS


BHAKTI SOSIAL IKATAN ADHYAKSA DHARMAKARINI

Idhul Adha

Gedung Kejari

Fasilitas Kejari

Profil Kejaksaan Negeri Jakarta Timur

Test Funny Video

Kejaksaan Agung Republik Indonesia
Komisi Pemberantasan Korupsi
Kepolisian Republik Indonesia (POLRI)
Mahkamah Agung RI
Walikotamadya Jakarta Timur
Kejari Jakarta Utara
Kejari Jakarta Selatan

Drs YACOB KOKORULE,M.Si
Jika Anda mempunyai informasi mengenai buronan ini, Anda dapat menghubungi Hotline Kejaksaan Republik Indonesia di nomor di bawah ini : 021-819 6007
Copyright ©2011, Kejaksaan Negeri Jakarta Timur